DPRD: Tangani Lahan Warga Transmigrasi Dengan Bijak

RIMANEWS – Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, mengimbau para pihak agar menangani dugaan penguasaan lahan warga transmigrasi dengan bijaksana. Wakil Ketua DPRD Konawe Selatan Irham Kalenggo di Andoolo, Sabtu, mengatakan, permasalahan lahan warga transmigrasi UPT Tolihe, Kecamatan Baito akan menemui solusi. “Kita harus yakin bahwa setiap permasalahan pasti ada jalan keluar asalkan para pihak memahami posisi dan tanggung jawabnya masing-masing,” kata Irham yang juga politisi Partai Golkar. Pemerintah Kabupaten Konawe Selain melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Badan Pertanahan Negara, Dinas Kehutanan agar mencermati secara serius lahirnya Hak Guna Usaha (HGU) investor perkebunanan yang menguasai lawan warga transmigrasi. Warga transmigrasi UPT Tolihe resah karena lahan mereka diduga dicaplok perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan. “Insyah Allah ini dapat kita selesaikan dengan baik. Persoalan ini akan kita dudukan dengan baik sampai ada solusi yang terbaik. Masyarakat tidak dirugikan, begitu juga dengan perusahaan yang telah mengantongi HGU,” kata Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerja Muhlis. Luas lahan yang dijadikan lokasi perkebunan warga transmigrasi itu seluas 106 hektare. Muhlis menjelaskan bahwa lahan I milik warga transmigrasi yang kena gusur masuk dalam wilayah HGU Perusahaan. “Kalau lahan warga masuk dalam HGU maka pemerintah akan menyiapkan lahan bagi perusahaan pada lokasi lain atau dipindahkan,” tandasnya. Sementara itu salah seorang karyawan PT Tiran Grouf Bahrun Wahab membantah tuduhan penggusuran lahan di UPT Tolihe Kecamatan Baito. (rzk) Baca Juga BPBD: Empat Warga Pidie Jaya Meninggal Dunia Korban Gempa Pidie, Satu Meninggal Puluhan Luka-Luka Pidie Jaya Kesulitan Alat Berat Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Nasional , Sulawesi Tenggara , Transmigrasi , Nasional , Sulawesi Tenggara , Transmigrasi , Nasional , Sulawesi Tenggara , Transmigrasi

Sumber: RimaNews