Hasyim Muzadi: Pemilu Demokratis Karena Jurdil

RIMANEWS- Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi mengatakan pemilu presiden 2014 dapat berjalan baik dan menghasilkan pemilu demokratis jika semua pihak terutama penyelenggara pemilu dapat bertindak jujur dan adil. “Penyelenggara pemilu yakni KPU maupun pengawas pemilu yakni Bawaslu, DKPP dan Polri dapat bersikap jujur dan adil,” kata Hasyim Muzadi di Madinah, Senin (7/7). Menurut Hasyim, selain penyelenggara pemilu, masyarakat pemilih, terutama pandukung pasangan capres-cawapres, hendaknya bersikap jujur dan adil, tidak melakukan kecurangan dan pelanggaran. Mantan calon wakil presiden pada pemilu presiden 2004 ini menjelaskan, selama ini kendala dan konflik pemilu karena adanya kecurangan dan pelanggaran. “Penyakit pemilu selama ini adalah kecurangan dan pelanggaran, seperti poplitik uang, jual beli suara, dan sebagainya,” katanya. Menurut dia, masyarakat perlu terus diimbau agar pemilih pasangan capres-cawapres sesuai dengan hati nuraninya, tidak perlu terpengaruh oleh iming-iming tertentu. Masyarakat pemilih, kata dia, harus terus diingatkan untuk menentukan pilihannya sesuai dengan hati nurani. (lil/ant) Baca Juga Larang Kampanye di Medsos, Bawaslu Halangi Kebebasan Berekspresi Bawaslu Untungkan Ahok dengan Larang Kampanye di Medsos KPU Jakbar Tetapkan 1.669.351 DPT Larang Kampanye di Medsos, Tim Ahok: Bawaslu Lebay Hollande Putuskan Tidak Maju Lagi di Pilpres Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Nasional , KPU , pilpres , Bawaslu , KH Hasyim Muzadi , Nasional , KPU , pilpres , Bawaslu , KH Hasyim Muzadi

Sumber: RimaNews