Hatta Yakin MK Tegakkan Kebenaran dan Keadilan

RIMANEWS-Terkait dugaan kecurangan pemilihan presiden, Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa resmi mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (25/7). Prabowo-Hatta menyerahkan pendaftaran gugatan itu pada tim hukumnya. Prabowo-Hatta hanya datang ke Jalan Medan Merdeka Barat untuk menyambut massa pendukung yang sudah menanti. Keduanya memberikan orasi sambutan. Baca Juga Jokowi: Kepintaran Kalah dengan Kesabaran Hollande Putuskan Tidak Maju Lagi di Pilpres Pesan Prabowo untuk Peserta Aksi 2 Desember Setya Novanto Datangi Rumah Prabowo “Saat ini kita sedang melaksanakan pemberkasan di Mahkamah Konstitusi, melalui jalur konstitusi,” kata Hatta. Karena itu, Hatta meminta para pendukungnya untuk tetap tenang dan menjaga kedamaian. Ia mengatakan, jalan konstitusi merupakan jalur yang harus ditempuh secara damai dan bermartabat. “Insya Allah, kebenaran dan keadilan akan ditegakkan oleh Mahkamah Konstitusi,” ujar Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) itu. Hatta pun meminta para pendukung untuk pulang dengan tenang meninggalkan gedung MK. Prabowo pun menyampaikan pesan serupa. “Saya minta sekarang saudara-saudara pulang dengan baik. Sanggup? Pulang, percayalah kebenaran akan menang saudara-saudara,” kata mantan Danjen Kopassus itu. Pendaftaran gugatan dihadiri tim advokasi dan sejumlah elite partai pendukung yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih seperti Akbar Tanjung dan Tantowi Yahya dari Golkar, Hidayat Nur Wahid dari PKS, serta Fadli Zon dan Ahmad Muzani dari Gerindra. Menurut anggota tim advokasi Prabowo-Hatta, Mahendradatta, ada 95 advokat yang bersamanya bakal memperjuangkan duet calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 1 itu di MK. Di antaranya adalah Firman Wijaya dan Elza Syarif. “Ada 95 advokat, kita buka kesempatan advokat. Memang kami sengaja tepatkan waktu (daftar) pukul 20.00 WIB, atau 08 (nomor kesukaan Prabowo, red),” kata Mahendradata. Isi gugatannya adalah memerkarakan KPU selaku penyelenggara pilpres. “Sebagai termohon adalah KPU. Saya perlu luruskan, ini bukan gugatan terhadap capres lain, tapi termohon KPU,” tegasnya. Ditegaskan, upaya ke MK yang mereka tempuh bukanlan akhir dari segalanya. Karena itu, dia meminta hakim konstitusi benar-benar mengadili perkara tersebut. “Karena masalahnya bukan soal hitung-hitungan menang kalah. Tapi bagaimana pemilu yang jujur dan adil benar-benmar terwujud,” pungkasnya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : prabowo , Hatta Rajasa , pilpres , Mahkamah Konsitusi , politik , Nasional

Sumber: RimaNews