Jokowi Mengaku Punya Kesamaan dengan Duterte

Rimanews – Sebagai sesama mantan wali kota yang kemudian menjadi pemimpin negara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku punya kesamaan dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. “Kita sama-sama selalu ingin berada di tengah-tengah rakyat, kita tidak terlalu kaku dengan masalah-masalah keprotokolan yang kadang-kadang merepotkan staf-staf dan pengamanan Presiden,” kata Presiden Jokowi saat menyambut kedatangan Presiden Rodrigo Duterte, di Istana Merdeka, Jakarta, hari ini. Baca Juga Komisi XI: Ekonomi Mandiri Hindari Penguatan Mata Uang Asing Tolak Dolar, Jokowi Pilih Yuan untuk Nilai Tukar Rupiah Jokowi Kaget Lihat 445 Kilogram Sabu Presiden: Amnesti Pajak Tahap Satu Tersukses di Dunia Jokowi Akui Daya Saing Indonesia Masih Kalah dengan Negara ASEAN Apalagi, lanjut Jokowi, Presiden Duterte memiliki kesamaan visi dan misi dengan dirinya setelah sama-sama menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Vientiane, Laos, 6-8 September. “Walaupun Yang Mulia baru pertama kali hadir, namun peran Presiden Duterte sangat penting dalam KTT Laos. Semua orang menunggu,” tutur Presiden Jokowi. Tahun depan saat ASEAN memasuki usia yang ke-50, Filipina akan menjadi Ketua ASEAN. Presiden meyakini, kepemimpinan Filipina di ASEAN akan menentukan perjalanan ASEAN melangkah ke depan. Ia menegaskan, Indonesia memberikan dukungan penuh bagi keketuaan Filipina di ASEAN. Menurut Presiden Jokowi, Indonesia dan Filipina memiliki hubungan kemitraan yang sangat kokoh, hal ini salah satunya disebabkan stabilnya pertumbuhan ekonomi kedua negara. Di tengah kesulitan ekonomi dunia, lanjut Presiden, angka perdagangan kedua negara terus menunjukkan peningkatan. Dengan kondisi ini, Presiden Jokowi menilai kunjungan Presiden Duterte dilakukan pada saat yang tepat. “Kunjungan ini memberikan semangat baru bagi upaya-upaya peningkatan kerja sama kedua negara,” ujarnya. Sementara Presiden Filipina Rodrigo Duterte dalam sambutannya menyampaikan penghargaan untuk sambutan hangat dan undangan Presiden Jokowi untuk mengunjungi Indonesia. “Kami menghargai persahabatan dan hubungan (Filipina) dengan Indonesia. Saya harap momentum ini terus berlanjut karena kira harus berkomunikasi terus berkaitan masalah-masalah yang menjadi perhatian bersama,” kata Presiden Duterte. Presiden Duterte juga menyambut baik penandatanganan framework untuk kesepakatan trilateral antara Indonesia, Filipina, dan Malaysia untuk penyelesaian masalah keamanan jalur maritim. “Saya sangat menyesalkan bahwa kadang-kadang kapal-kapal, bahkan yang membawa batubara yang dibutuhkan pembangkit listrik di negara kami, terganggu saat melintas dikarenakan banyaknya pembajakan. Pembajakan merupakan kejahatan internasional, kejahatan atas kemanusiaan,” pungkas Duterte. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Jokowi , Rodrigo Duterte , pertemuan bilateral , Filipina , politik , Nasional

Sumber: RimaNews