3 Alasan Indonesia Ditunjuk Jadi Tuan Rumah WEF Lagi

Rimanews – Indonesia kembali ditunjuk menjadi tuan rumah World Economic Forum (WEF) East Asia ke – 24, setelah sebelumnya juga dipilih pada tahun 2011. Ada tiga pertimbangan sehingga Indonesia kembali ditunjuk sebagai tuan rumah dua kali dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Menurut siaran pers dari Kementerian Perdagangan, Rabu (26/2/2015), Indonesia dipercaya kembali melaksanakan kegiatan ini karena bobotnya sebagai negara dengan tingkat populasi terbesar ke-4 di dunia, anggota G-20 serta merupakan salah satu negara di Asia dengan pertumbuhan ekonomi tercepat. Baca Juga DPR: tak ada kemiripian uang rupiah baru dengan yuan Pelabuhan di bawah Pelindo I siap hadapi natal Ketika Sri Mulyani musnahkan sex toys Acara ini akan berlangsung pada 19-21 April 2015 di Jakarta. Tahun ini, tema WEF-EA adalah Anchoring Trust in East Asia’s New Regionalism . Lebih dari 16 pemimpin Negara di Asia Timur dijadwalkan menghadiri forum ini. Direktur Jenderal Kerja Sama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Bachrul Chairi mengatakan bahwa acara ini harus dapat dimanfaatkan untuk menangani isu-isu regional dan global serta mengembangkan kerja sama perdagangan, bisnis dan investasi. Sementara itu, Direktur Senior Kepala Asia Pasifik WEF Sushant Palakurthi Rao mengaku senang Indonesia sebagai tuan rumah WEF-EA, dan berharap para pemimpin Negara yang hadir, sebagai pembuat keputusan, dapat memberikan solusi terhadap isu-isu global seperti pendidikan, ketahanan pangan, akses energy, dan lain sebagainya. WEF-EA ke-24 akan menjadi ajang yang sangat penting dan unik karena pada saat yang sama Indonesia juga akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika di Jakarta guna memperingati 60 tahun Konferensi Asia Afrika. Dengan demikian, perhatian dunia akan focus pada Indonesia. Kegiatan ini bakal dihadiri Kepala Negara, Menteri, dan pejabat dari 109 negara dan lembaga-lembaga dunia lainnya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : WEF 2015 , investasi , Ekonomi

Sumber: RimaNews