Suap Bos Sentul, KPK Periksa Staf Keuangan PT Fajar Abdi

Rimanews – Staf keuangan PT Fajar Abdi Masindo, Lusiana Herdin diperiksa Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap rekomendasi tukar-menukar kawasan hutan di Kabupaten Bogor. Lusiana diperiksa sebagai saksi bagi untuk Presiden Direktur PT Sentul City, Kwee Cahyadi Kumala (KCK) yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Baca Juga KPK Ajari Anak-Anak Bahaya Korupsi Bupati Nganjuk Tersangka Korupsi KPK Tetapkan Anggota DPR Golkar Tersangka “Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka KCK,” demikian disampaikan Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Rabu (26/11). Selain Abdi, pihak swasta bernama Robin Zulkarnain dijadwalkan mmenuhi panggilan Tim Penyidik KPK dalam kasus yang sama. “Dia juga diperiksa untuk kasus yang sama,” bebernya. Sebelumnya, mantan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang sama. Penetapan KCK sebagai tersangka merupakan pengembangan kasus alih fungsi hutan di Kabupaten Bogor, yang menjerat Bupati Bogor Rahmat Yasin. KCK diduga menyuap Yasin agar rekomendasi tukar-menukar kawasan hutan yang diajukan PT BJA segera diterbitkan. KPK menjeratnya dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. KCK juga dijerat Pasal 21 UU Nomor 31 Tahun 1999 karena diduga merintangi proses penyidikan. KPK telah mencegah KCk dan Yasin ke luar negeri, jika sewaktu-waktu memerlukan keterangan keduanya guna dengan proses penyidikan.[] Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : suap bos sentul city , bupati bogor rahmat yasin , KPK , hukum , Nasional

Sumber: RimaNews