Disoraki Suporter Soal Martial, Mengapa Van Gaal Ngotot?

, Jakarta – Pelatih Manchester United Louis van Gaal disoraki penonton saat timnya melawan CSKA Moskow dalam lanjutan Liga Champions di Old Trafford, Rabu dinihari. Penonton tak puas dan menyerukan koor “Huuu” saat pelatih Belanda itu menggantikan Anthony Martial dengan Marouane Fellaini. Sikap suporter itu tampaknya cermin ketidakpuasan para pendukung tim atas cara Van Gaal menempatkan dan memperlakukan Martial. Penyerang asal Prancis berusia 19 tahun itu tampil tajam dan sudah menyumbang lima gol buat United. Tapi, Van Gaal tetap menempatkan dia di posisi sayap kiri tim, meski di posisi penyerang utama Wayne Rooney terus mandul sehingga United meraih empat hasil seri, termasuk tiga kali tanpa gol, sebelum melawan CSKA. Sebelum laga melawan CSKA itu pun sudah banyak seruan agar Van Gaal menempatkan Martial sebagai penyerang tengah. Tapi, pelatih ini sungguh keras kepala. Ia tetap memilih Rooney di posisi itu. Para suporter makin penasaran ketika melihat Martial digantikan Fellaini di babak kedua, saat kedudukan masih 0-0. Karena itulah mereka menyoraki pergantian itu. Lalu, setelah insiden itu, akankah Van Gaal berubah sikap? Kecil kemungkinan. Setelah laga melawan CSKA Van Gaal justru menegaskan pilihannya untuk menempatkan Rooney sebagai penyerang utama tepat, karena sundulan pemain itu yang kemudian memastikan United menang 1-0. (Baca: Akhiri Puasa Gol, Rooney Girang Bisa Sejajar dengan Denis Law ) “Tentu saja saya mendengar (sorakan itu), saya tidak tuli ,” kata Van Gaal. “Itu adalah pendapat suporter tapi setelah itu (melihat hasil akhir) mereka harusnya tak kecewa dengan putusan manajernya.” Dalam laga berikutnya, ia kemungkinan akan tetap menempatkan kedua pemain itu dalam posisi serupa: Martial di sayap kini dan Rooney sebagai penyerang tengah. Sebuah analisis di Soccerlens sebelum laga CSKA menilai, pilihan itu akan tetap diambil karena Van Gaal tak mau meminggirkan Rooney . Mengubah posisi Rooney akan seperti membenarkan pendapat banyak orang bahwa pemain itu tak tepat lagi jadi penyerang utama United dan itu dikhawatirkan akan membuat mental Rooney terpengaruh, sehingga mempengaruhi performanya. Van Gaal menilai sebagai kapten dan pemain senior, peran Rooney sangat dibutuhkan timnya. Penjelasan lain bisa dilihat dari pendapat Van Gaal sebelumnya. Ia sempat mengakui Martial adalah seorang penyerang yang bagus. “Ia bisa bermain di tiga posisi, di kiri, penyerang, dan nomor 10 ( playmaker ). Apa posisi terbaik dia? Saya pikir posisi penyerang. Tapi, dia harus mengembangkan dirinya. Ia masih sangat muda.” (Baca: FIFA Pulang, Sepak Bola Indonesia Tetap Suram, Sebabnya…) | | NURDIN

Sumber: Tempo.co