Golkar Dukung Kenaikan Parliamentary Threshold

Jakarta – Partai Golkar mendukung kenaikan parliamentary threshold (PT) atau ambang batas lolos ke DPR pada pemilu 2019 mendatang. Kenaikan itu untuk memperkuat sistem presidensial yang dianut bangsa ini. “Harus naik dong. Tidak bisa bertahan dengan angka yang ada sekarang,” kata Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham, di Jakarta, Selasa (6/12). Ia menjelaskan, bangsa ini bukan menganut sistem parlementer tetapi presidensial. Maka yang diperkuat bukan parlemennya tetapi sistem presidensialnya. Idrus mengemukakan, kenaikan PT sudah menjadi keharusan karena tahap konsolidasi demokrasi telah lewat. “Sekarang demokrasi harus diarahkan ke pematangan. Dalam proses itu, penyederhanaan partai politik (parpol) adalah salah satu pilihan,” kata dia. Idrus sendiri tidak menyebut berapa angka kenaikan PT yang diinginkan Golkar. Menurutnya, hal itu bergantung pada pembahasan di DPR. Dia berharap partai-partai yang ada di DPR bisa memiliki pemahaman yang sama untuk perbaikan sistem presidensial dan pematangan demokrasi. “Kita lihat nanti angkanya. Yang penting naik,” tegasnya. Sebagaimana diketahui, pada Pemilu 2014 lalu, PT ditetapkan 3,5 persen. Hasilnya ada 10 parpol yang kini memiliki kursi di DPR pusat. Sejauh ini, Partai Nasdem telah mengusulkan kenaikan PT hingga 7 persen. Sementara PDIP menginginkan kenaikan hingga 5 persen. PPP dan PAN menginginkan tetap di angka 3,5 persen. Robertus Wardi/FER Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu