Ribuan Umat Hindu Padati Tanah Lot

Rimanews – Ribuan umat Hindu ikut ambil bagian dalam kegiatan ritual piodalan di Pura Luhur Tanah Lot, Keamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, Kamis (25/02/2016). Iring-iringan umat Hindu dan pemedek menambah semarak objek wisata Tanah Lot. Tak jarang, wisatawan berburu mengabadikan momen langka tersebut menggunakan kamera ponsel. Baca Juga Umrah Lebih dari Sekali Kena Biaya Visa Muhammadiyah Inventarisasi Pakar untuk Bangun Islam Berkemajuan Hari Senin dalam Kehidupan Nabi Gerakan Subuh Berjamaah oleh GNPF-MUI Disambut Antusias Panglima TNI: Islam yang Tertib Jadi Predikat Indonesia Wisatawan dalam dan luar negeri ikut berbaur uamat di bibir pantai melakukan persembahyangan bersama. Menurut Manajer Operasional daerah tujuan wisata (DTW) Tanah Lot, Toya Adnyana, kegiatan ritual piodalan menambah daya tarik wisatawan. Karena itu, banyak yang menunggu upacara ini untuk menikmati kawasan wisata Tanah Lot. Bahkan, mereka rela menunggu seharian untuk bisa mengabadikan momentum yang paling disenangi wisatawan asing. “Wisatawan sangat antusias menyaksikan prosesi keagamaan di DTW Tanah Lot,” ujarnya. “Untuk pemedek lokal kebanyakan berdatangan antara pukul 04.00- 08.00 pagi harinya, karena pas itu air laut sedang surut-surutnya,” tambahnya. Ia mengatakan, ritual ngaturang pujawali di Pura Luhur Tanah Lot dilaksanakan sejak pukul 01.00 wita dinihari sampai pukul 23.00 wita yang dipimpin (dipuput) pemangku dari Desa Pakraman Beraban. Kegiatan mencapai puncak keramaian pada pukul 16.00 wita hingga malam hari. “Di sini kami juga dibantu oleh teruna teruni dari Desa Pekraman Beraban yang ngaturang ayah secara bergilir. Mereka sudah mulai ngayah dari hari Minggu (21/02/2016),” katanya. Sementara satu hari sebelumnya, Selasa (23/02/2016) dilaksanakan upacara Ngebejian Ida Bethara di Beji Kaler Pura Luhur Tanah Lot. Upacara itu dilaksanakan pukul 15.00 wita, untuk menyucikan atau membersihkan semua,” ujarnya. Tempat suci umat Hindu, sekaligus objek wisata andalan itu, selama ini menyimpan misteri dan keunikan yang membuat pelancong “wajib” mengunjunginya selama berwisata di Pulau Dewata. Daya tarik yang dimiliki pura kuno peninggalan abad XVI dalam menyedot kunjungan turis domestik dan mancanegara itu, telah menjadikan Tanah Lot sebagai daerah yang mampu menempati urutan teratas. Pura Tanah Lot merupakan bagian dari pura Sad Kahyangan, salah satu tempat suci besar di Pulau Dewata. Objek wisata itu dikelola secara profesional sehingga turis akan senang datang ke sini, karena jalan aspal yang bagus, tempat parkir yang luas dan penataan lingkungan yang asri, ujar Made Sudiana yang hampir setiap tamu minta diantar ke Tanah Lot. Dari sekian banyak objek wisata yang ada di Pulau Dewata, Tanah Lot yang paling ramai permintaan dari wisatawan baik itu pelancong dalam negeri maupun yang asing dan objek wisata paling ramai dikunjungi turis. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : ritual piodalan , Tanah Lot , Umat Hindu , Agama , Budaya

Sumber: RimaNews