Suku Bunga Naik, Penjualan Properti BSDE Turun Signifikan di 2014

RIMANEWS – PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) memprediksi total penjualan pada 2014 sebesar Rp 5,5 triliun sampai Rp 5,7 triliun. Angka ini Rp. 1,5 triliun lebih rendah dari 2013 senilai Rp 7,35 triliun. Direktur dan Sekretaris Perusahaan BSDE Hermawan Widjaja mengatakan, kondisi pasar saat ini belum stabil dan tingkat suku bunga terbilang masih tinggi. “Penyebabnya tingkat suku bunga belum turun lagi dan cenderung naik. Penjualan tahun lalu Rp 7,35 triliun dicapai. 2014 sedikit lebih rendah dari 2013,” kata Hermawan saat ditemui di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin (27/1/2014). Baca Juga Indonesia antisipasi dampak kenaikan suku bunga The Fed DPR: tak ada kemiripian uang rupiah baru dengan yuan Pelabuhan di bawah Pelindo I siap hadapi natal Lebih lanjut, peraturan Bank Indonesia (BI) soal Loan to Value (LTV) cukup menekan target kinerja peseroan. Pasalnya, 50% penjualan properti milik perseroan dilakukan melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR). “Aturan LTV juga, sifatnya memang sementara. Bank lagi lihat pola pemberian KPR ke developer. Kita mah jualan tetap jualan. Demand lagi nunggu KPR, secara umum 50% pembeli kita ambil KPR dan sisanya ambil cash dan cicilan bertahap,” tandasnya.(chus) Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Ekonomi , suku bunga , Properti , BSDE , Ekonomi , suku bunga , Properti , BSDE , Ekonomi , suku bunga , Properti , BSDE

Sumber: RimaNews