Jokowi Diminta Wujudkan Janji Bangkitkan Kemaritiman

Rimanews – Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hassanuddin Prof. Jamaluddin Jompa mengatakan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla membuka harapan baru kebangkitan kemaritiman Indonesia, karena keduanya mengusung kemaritiman sebagai salah satu program unggulan. Jokowi dimintanya dapat mengatasi tujuh hambatan utama Indonesia untuk menjadi hebat dalam dunia kemaritiman tersebut. Baca Juga Komisi XI: Ekonomi Mandiri Hindari Penguatan Mata Uang Asing Tolak Dolar, Jokowi Pilih Yuan untuk Nilai Tukar Rupiah Jokowi Kaget Lihat 445 Kilogram Sabu Presiden: Amnesti Pajak Tahap Satu Tersukses di Dunia Jokowi Akui Daya Saing Indonesia Masih Kalah dengan Negara ASEAN Hambatan itu antara lain, kualitas SDM kemaritiman yang rendah, penguasaan dan pemanfaatan teknologi sangat rendah, masih berorientasi pada ekspor bahan mentah, masih rendahnya peran swasta dan perbankan serta minimnya pengusaha kemaritiman, lemahnya infrastruktur dasar, pengembangan IPTEK yang tertinggal, dan masih lemahnya keberpihakan pemerintah. “Yang terakhir ini menjadi yang paling penting, yaitu keberpihakan pemerintah yang masih lemah dengan strategi yang masih parsial. Walaupun peran pemerintah bukan segalanya, namun sangat dibutuhkan strategi dan kebijakan yang dapat mengawal dan mempercepat proses pembangunan kemaritiman,” ujar dia di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (20/8). “Walau masih berupa rencana dan komitmen politik dari Presiden dan Wakil Presiden terpilih, namun ini menghapus rasa pesimistis bahwa selama ini dunia maritim dianggap sebatas potensi belaka,” kata Jamaluddin Jompa dalam diskusi bertajuk “Tantangan Mewujudkan Visi dan Misi Jokowi-JK” tambahnya. Dia mengatakan Indonesia memiliki sedikitnya tujuh potensi untuk menjadi hebat dalam dunia kemaritiman, karena Indonesia merupakan pusat keanekaragaman hayati, negara kepulauan terbesar, memiliki potensi perikanan terbesar (65 juta ton pertahun), jumlah penduduk terbesar ke empat, posisi geografis dan geoekonomi paling strategis di dunia, potensi energi dan sumber daya mineral luar biasa serta potensi kekayaan alam lainnya. Dia mengatakan ada beberapa strategi kunci untuk membangun dunia kemaritiman nasional antara lain, pentingnya konsepsi benua maritim Indonesia, perlunya menguasai, memanfaatkan dan terdepan dalam pengembangan IPTEK kelautan dan kemaritiman, serta menjadikan laut sebagai kekuatan ekonomi, pertahanan, sumber kesejahteraan dan tumpuan kedaulatan pangan serta energi. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Jokowi , maritim Indonesia , politik , Nasional

Sumber: RimaNews