Sam Allardyce Lengser Dari Jabatan Manajer Timnas Inggris!

Dengan demikian, Allardyce hanya sempat memimpin Inggris dalam satu pertandingan saja meski itu berbuah kemenangan yang artinya ia mencatatkan rekor 100 persen kemenangan dalam sejarah manajer Inggris.
Seperti diketahui, Allardyce memang berada dalam bahaya besar terkait karirnya sebagai manajer Inggris. Dalam pengakuannya, Allardyce menyatakan bahwa larangan FA soal adanya pihak ketiga dalam hal kepemilikan pemain bisa diakali. Allardyce sendiri dalam hal ini bisa dikatakan telah terjebak oleh seorang reporter yang menyamar sebagai pebisnis Asia yang menawarkan bisnis kepadanya.
Rekaman yang diungkap oleh The Telegraph itu dilakukan pada Agustus lalu. Saat itu, Allardyce meyakinkan sang pebisnis gadungan tersebut untuk mau terlibat dalam bisnis kotor tersebut. Artinya, mereka bisa menjadi pihak ketiga dalam kepemilikan pemain yang akan ikut mendapatkan keuntungan ketika sang pemain berpindah klub.
FA sendiri telah melarang aturan tersebut beberapa tahun lalu sebelum diikuti oleh FIFA pada tahun lalu. Pasalnya, pihak ketiga tersebut (diluar pemain itu sendiri dan klub) bisa terus memaksa si pemain untuk sering berpindah klub yang akan berimbas kepada masuknya keuntungan kepada pihak ketiga tersebut. Dalam hal ini, tentunya itu bisa dikategorikan sebagai suatu perbudakan.
Lebih parah lagi, Allardyce juga melakukan negosiasi senilai 400.000 pounds dalam sebuah bisnis dimana ia akan terbang ke Singapura dan Hong Kong untuk menjadi konsultan soal bagaimana cara mengakali peraturan dari FA tersebut. Lebih jelasnya, Allardyce akan membeberkan cara licik kepada para pihak ketiga tersebut agar mereka bisa ikut mendapatkan keuntungan setiap bursa transfer dibuka.
Tentunya, itu hanyalah satu dosa yang dilakukan Allardyce dalam rekaman tersebut. Sementara itu kabarnya Allardyce diberi dua pilihan oleh FA, yakni mengundurkan diri atau dipecat.

acb-2011.org Prediksi Judi Bola, Prediksi Skor, Jadwal Bola Online | Agen Bursa Taruhan Sumber: Sidomi